BUANA DEWATA RENTCAR AND TOURS SERVICE
Reservasi Telp or SMS 0821 4516 1780, 0821 4440 6129 (Simpati)
0818 0546 1079 (XL)
Tampilkan postingan dengan label denpasar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label denpasar. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 April 2014

Berbicara mengenai tradisi yang ada di Bali memang tidak akan pernah habis dibahas. Sebagai daerah tujuan wisata Bali selalu memiliki hal yang menarik baik itu alam, budaya maupun tradisinya. Bali memiliki banyak sekali tradisi yang unik yang tidak dimiliki oleh daerah lain di Indonesia, salah satunya adalah tradisi “Omed-Omedan” jika dalam bahasa Indonesia berarti saling tarik menarik. Tradisi ini bisa kita temukan di Br. Sesetan Kaja, Denpasar Bali, Omed-Omedan dilaksanakan setiap 1 tahun sekali tepatnya pada ngembak geni yaitu sehari setelah perayaan hari raya Nyepi.

Sejarah Omed-Omedan
Konon mulanya, usai Hari Raya Nyepi, teruna-teruni (pemuda-pemudi) sekitar kerajaan Puri Oka menggelar permainan med-medan. Mereka tarik-menarik, semakin seru dan gembiranya mereka kemudian saling merangkul, dan keadaan menjadi gaduh karenanya. Susasana ricuh tersebut di dengar raja Puri Oka yang sedang sakit, beliau marah besar dan kemudian ia berniat keluar untuk menghardik sumber kegaduhan tersebut. Namun setibanya ia diluar dan menyaksikan adegan itu, amarahnya hilang. Sejenak rasa sakitnya berkurang, dan mendadak hilang hingga ia sehat seperti sedia kala. Sang raja dapat tersenyum, dan bahagia kembali. Semenjak saat itu, raja lalu mengeluarkan titah agar omed-omedan dilaksanakan tiap tahun, tiap tanggal satu tahun Cakka kalender Bali, atau yang dikenal dengan Ngembak Geni (sehari setelah Nyepi). Menurut I Gusti Ngurah Oka, tradisi ini merupakan luapan kebahagiaan anak-anak muda saat Ngambek Geni. Selain sebagai unsur hiburan, sampai saat ini tradisi omed-omedan memiliki beberapa fungsi, di antaranya adalah penghormatan terhadap leluhur, memupuk rasa kesetiakawanan dalam kerangka saling asah, asih dan asuh. Juga menjaga keharmonisan hubungan sesuai dengan norma yang berlaku, membangun solidaritas dan persatuan masyarakat dalam situasi bahagia.

Prosesi Omed-Omed
Para teruna-teruni yang mengikuti tradisi adalah warga Banjar yang menginjak dewasa namun belum menikah, umumnya berusia 17 hingga 30 tahun. Sebelum acara dimulai sekitar pukul 14.00 wita, mereka berkumpul untuk bersembahyang bersama. Seusai kegiatan tersebut, semua peserta dibagi menjadi dua kelompok. Yang putra menjadi satu barisan, dan yang putri berada pada barisan lain. Kedua kelompok tersebut mengambil posisi saling berhadapan di jalan utama desa. Setelah seorang sesepuh desa memberikan aba-aba, kedua kelompok saling mendekat. Peserta yang akan melakukan tradisi ini digendong sesuai urutannya, kemudian di pertemukan dengan pasangan lawan jenisnya. Setelah bertemu pada suatu titik kemudian mereka saling tarik menarik, berpelukan dan berciuman disaksikan ribuan penonton termasuk warga sekitar.
Prosesi tersebut dilakukan bergantian dan bergiliran hingga semua peserta kebagian berciuman. Namun menurut cerita, untuk mencium pasangan tidaklah mudah, mengingat ramainya dan berjubel para penonton yang memadati area. Bagi mereka yang berhasil mencium pasangannya, dibolehkan berhenti setelah para tetua adat membunyikan peluit. Jika tidak berhasil, pasangan tersebut akan disiram air hingga basah kuyub. Awalnya siraman air ini hanya diberlakukan untuk pasangan yang gagal berciuman, namun karna antusias dengan kemeriahan tersebut, hampir tiap peserta diguyur setelah usai berciuman. Sehingga tradisi ini memang rentan dengan air dan basah-basahan.

sumber : http://sampattitour.wordpress.com/2013/11/29/tradisi-omed-omedan-tarik-menarik/



Berbicara mengenai tradisi yang ada di Bali memang tidak akan pernah habis dibahas. Sebagai daerah tujuan wisata Bali selalu memiliki hal yang menarik baik itu alam, budaya maupun tradisinya. Bali memiliki banyak sekali tradisi yang unik yang tidak dimiliki oleh daerah lain di Indonesia, salah satunya adalah tradisi “Omed-Omedan” jika dalam bahasa Indonesia berarti saling tarik menarik. Tradisi ini bisa kita temukan di Br. Sesetan Kaja, Denpasar Bali, Omed-Omedan dilaksanakan setiap 1 tahun sekali tepatnya pada ngembak geni yaitu sehari setelah perayaan hari raya Nyepi.

Sejarah Omed-Omedan
Konon mulanya, usai Hari Raya Nyepi, teruna-teruni (pemuda-pemudi) sekitar kerajaan Puri Oka menggelar permainan med-medan. Mereka tarik-menarik, semakin seru dan gembiranya mereka kemudian saling merangkul, dan keadaan menjadi gaduh karenanya. Susasana ricuh tersebut di dengar raja Puri Oka yang sedang sakit, beliau marah besar dan kemudian ia berniat keluar untuk menghardik sumber kegaduhan tersebut. Namun setibanya ia diluar dan menyaksikan adegan itu, amarahnya hilang. Sejenak rasa sakitnya berkurang, dan mendadak hilang hingga ia sehat seperti sedia kala. Sang raja dapat tersenyum, dan bahagia kembali. Semenjak saat itu, raja lalu mengeluarkan titah agar omed-omedan dilaksanakan tiap tahun, tiap tanggal satu tahun Cakka kalender Bali, atau yang dikenal dengan Ngembak Geni (sehari setelah Nyepi). Menurut I Gusti Ngurah Oka, tradisi ini merupakan luapan kebahagiaan anak-anak muda saat Ngambek Geni. Selain sebagai unsur hiburan, sampai saat ini tradisi omed-omedan memiliki beberapa fungsi, di antaranya adalah penghormatan terhadap leluhur, memupuk rasa kesetiakawanan dalam kerangka saling asah, asih dan asuh. Juga menjaga keharmonisan hubungan sesuai dengan norma yang berlaku, membangun solidaritas dan persatuan masyarakat dalam situasi bahagia.

Prosesi Omed-Omed
Para teruna-teruni yang mengikuti tradisi adalah warga Banjar yang menginjak dewasa namun belum menikah, umumnya berusia 17 hingga 30 tahun. Sebelum acara dimulai sekitar pukul 14.00 wita, mereka berkumpul untuk bersembahyang bersama. Seusai kegiatan tersebut, semua peserta dibagi menjadi dua kelompok. Yang putra menjadi satu barisan, dan yang putri berada pada barisan lain. Kedua kelompok tersebut mengambil posisi saling berhadapan di jalan utama desa. Setelah seorang sesepuh desa memberikan aba-aba, kedua kelompok saling mendekat. Peserta yang akan melakukan tradisi ini digendong sesuai urutannya, kemudian di pertemukan dengan pasangan lawan jenisnya. Setelah bertemu pada suatu titik kemudian mereka saling tarik menarik, berpelukan dan berciuman disaksikan ribuan penonton termasuk warga sekitar.
Prosesi tersebut dilakukan bergantian dan bergiliran hingga semua peserta kebagian berciuman. Namun menurut cerita, untuk mencium pasangan tidaklah mudah, mengingat ramainya dan berjubel para penonton yang memadati area. Bagi mereka yang berhasil mencium pasangannya, dibolehkan berhenti setelah para tetua adat membunyikan peluit. Jika tidak berhasil, pasangan tersebut akan disiram air hingga basah kuyub. Awalnya siraman air ini hanya diberlakukan untuk pasangan yang gagal berciuman, namun karna antusias dengan kemeriahan tersebut, hampir tiap peserta diguyur setelah usai berciuman. Sehingga tradisi ini memang rentan dengan air dan basah-basahan.

sumber : http://sampattitour.wordpress.com/2013/11/29/tradisi-omed-omedan-tarik-menarik/



Rabu, 19 Maret 2014

Monumen Perjuangan Rakyat Bali atau Monumen Bajra Sandi, melambangkan semangat perjuangan dan patriotisme pahlawan dan rakyat Bali.

Bajra Sandi yang merupakan bangunan berbentuk Genta menjulang tinggi yang dibangun dengan arsitektur khas Bali. Lokasinya berada di Lapangan Renon, yang posisinya termasuk strategis karena berada di pusat kota Denpasar.

Di seputar daerah Renon, di mana Monumen Bajra Sandi berada, terdapat begitu banyak restauran atau rumah makan. Jadi bagi Anda yang gemar wisata kuliner, walau bukan khas Bali, wilayah Renon ini bisa menjadi pilihan untuk melakukan wisata di wilayah Denpasar.

Seperti halnya Pantai Sanur ataupun Ekowisata Hutan Mangrove, Monumen Bajra Sandi pun sering juga dijadikan latar belakang photo-photo Pre-Wedding. So, bagi Anda yang sedang berwisata di Bali, kalau mau mengabadikan perjalanan wisata Anda, kami referensikan untuk mengunjungi Monumen Bajra Sandi.

Perlu diperhatikan, untuk jam buka, Monumen Bajra Sandi buka dari jam 08.00 s/d 17.00 Wita (Senin - Jum'at), jam 09.30 s/d 17.00 Wita (Sabtu) dan jam 10.00 s/d 17.00 Wita (Minggu).

Ayo, mari kita jalan-jalan ke Lapangan Renon bersama Sewa Mobil di Bali



Monumen Perjuangan Rakyat Bali atau Monumen Bajra Sandi, melambangkan semangat perjuangan dan patriotisme pahlawan dan rakyat Bali.

Bajra Sandi yang merupakan bangunan berbentuk Genta menjulang tinggi yang dibangun dengan arsitektur khas Bali. Lokasinya berada di Lapangan Renon, yang posisinya termasuk strategis karena berada di pusat kota Denpasar.

Di seputar daerah Renon, di mana Monumen Bajra Sandi berada, terdapat begitu banyak restauran atau rumah makan. Jadi bagi Anda yang gemar wisata kuliner, walau bukan khas Bali, wilayah Renon ini bisa menjadi pilihan untuk melakukan wisata di wilayah Denpasar.

Seperti halnya Pantai Sanur ataupun Ekowisata Hutan Mangrove, Monumen Bajra Sandi pun sering juga dijadikan latar belakang photo-photo Pre-Wedding. So, bagi Anda yang sedang berwisata di Bali, kalau mau mengabadikan perjalanan wisata Anda, kami referensikan untuk mengunjungi Monumen Bajra Sandi.

Perlu diperhatikan, untuk jam buka, Monumen Bajra Sandi buka dari jam 08.00 s/d 17.00 Wita (Senin - Jum'at), jam 09.30 s/d 17.00 Wita (Sabtu) dan jam 10.00 s/d 17.00 Wita (Minggu).

Ayo, mari kita jalan-jalan ke Lapangan Renon bersama Sewa Mobil di Bali



Senin, 10 Maret 2014

Pantai Sanur adalah salah tempat tujuan wisata yang terkenal di Pulau Bali. Pantai yang terletak di sebelah timur kota Denpasar tepatnya di Desa Sanur, Kota Denpasar, Provinsi Bali ini memiliki keindahan panorama alam yang sudah terkenal sejak jaman dahulu. Bahkan dikisahkan, dalam sejarah Bali kuno, Pantai Sanur telah dikenal sebagai pantai yang indah. Hal ini nampak dalam Prasasti Raja Kasari Warmadewa, seorang raja yang berkeraton di Singhadwala pada tahun 917 M. Sekarang prasasti tersebut terletak di daerah Blanjong, bagian selatan Pantai Sanur.

Pantai Sanur dikenal sebagai Sunrise Beach atau pantai Matahari Terbit, dimana ini berbeda dengan Pantai Kuta yang menyajikan keindahan Matahari Terbenam atau Sunset. Karena lokasinya yang berada di sebelah timur Pulau Bali, maka Pantai Sanur ini menjadi lokasi yang tepat untuk menikmati sunrise atau matahari terbit. Hal ini menjadikan Pantai Sanur sebagai tempat wisata yang sangat menarik, bahkan ada sebuah ruas di Pantai Sanur ini yang bernama Pantai Matahari Terbit karena pemandangan saat matahari terbit sangat indah jika dilihat dari sana. Dan topograpinya yang melengkung dengan hamparan pasir putih yang yang memebentang membentuk gugusan pantai yang elok, di pagi hari, sambil menikmati detik-detik terbitnya matahari yang mempesona, wisatawan juga dapat menyaksikan gugusan Pulau Nusa Penida di sebelah tenggara serta panorama pantai selatan Pulau Bali.

Di Pantai Sanur, wisatawan bukan hanya mendapat pemandangan yang indah pada saat detik-detik terbitnya matahari saja, namun di sore hari juga, pemandangannya tidak kalah menarik. Surutnya air laut memperjelas pandangan mata pada gugusan Pulau Serangan dan bukit batu karang yang menjorok ke laut di sebelah selatan Pantai Sanur. Tak hanya itu, jika gelombang air laut tidak begitu besar, wisatawan dapat menyaksikan keindahan batu karang yang membentang berwarna-warni.

Karena memiliki ombak yang tenang, maka Pantai Sanur tidak bisa dipakai untuk surfing layaknya Pantai Kuta dan pantai-pantai lainnya di Bali. Tapi hal ini mempunyai manfaat lain, wisatawan beserta keluarga yang membawa anak balita sekalipun, bisa dengan aman berenang di pantai ini. Tak jauh dari Pantai Sanur terdapat juga lokasi wisata selam dan snorkeling. Dan oleh karena kondisinya yang ramah, lokasi selam ini dapat digunakan oleh para penyelam dari semua tingkatan keahlian.

Kawasan Sanur merupakan kawasan pengembangan wisata pertama di Bali, ini ditandai dengan fasilitas penunjang wisata berupa hotel, restoran ataupun kafe-kafe kecil serta artshop. Salah satu hotel tertua di Bali yaitu Ina Grand Bali Beach, dibangun di pantai ini, yang terletak persis di tepi pantai. Selain itu, sepanjang garis pantai juga dibangun semacam area pejalan kaki yang sering digunakan sebagai jalur jogging oleh wisatawan atauapu penduduk setempat. Jalur ini terbentang ke arah selatan melewati pantai Shindu, pantai karang hingga Semawang sehingga wisatawan bisa berolahraga sekaligus menikmati pemandangan pantai di pagi hari.

Pantai Sanur yang berjarak sekitar 4 km dari pusat kota Denpasar ini dapat diakses dengan sangat mudah oleh kendaran bermotor seperti mobil ataupun sepeda motor. Jika Anda beserta keluarga ingin menggunakan Jasa Sewa Mobil di Bali, kami dari Dewata Rentcar and Tours Service bersama Sewa Mobil Murah di Bali yang sudah berikut sopir dan BBM, dengan senang hati akan sangat membantu Anda sekalian.

Jadi, ayo mari kita berwisata ke Pantai Sanur...

Gambar-gambar objek wisata di Pantai Sanur


disarikan dari : berbagai sumber
sumber photo dari : google


Pantai Sanur adalah salah tempat tujuan wisata yang terkenal di Pulau Bali. Pantai yang terletak di sebelah timur kota Denpasar tepatnya di Desa Sanur, Kota Denpasar, Provinsi Bali ini memiliki keindahan panorama alam yang sudah terkenal sejak jaman dahulu. Bahkan dikisahkan, dalam sejarah Bali kuno, Pantai Sanur telah dikenal sebagai pantai yang indah. Hal ini nampak dalam Prasasti Raja Kasari Warmadewa, seorang raja yang berkeraton di Singhadwala pada tahun 917 M. Sekarang prasasti tersebut terletak di daerah Blanjong, bagian selatan Pantai Sanur.

Pantai Sanur dikenal sebagai Sunrise Beach atau pantai Matahari Terbit, dimana ini berbeda dengan Pantai Kuta yang menyajikan keindahan Matahari Terbenam atau Sunset. Karena lokasinya yang berada di sebelah timur Pulau Bali, maka Pantai Sanur ini menjadi lokasi yang tepat untuk menikmati sunrise atau matahari terbit. Hal ini menjadikan Pantai Sanur sebagai tempat wisata yang sangat menarik, bahkan ada sebuah ruas di Pantai Sanur ini yang bernama Pantai Matahari Terbit karena pemandangan saat matahari terbit sangat indah jika dilihat dari sana. Dan topograpinya yang melengkung dengan hamparan pasir putih yang yang memebentang membentuk gugusan pantai yang elok, di pagi hari, sambil menikmati detik-detik terbitnya matahari yang mempesona, wisatawan juga dapat menyaksikan gugusan Pulau Nusa Penida di sebelah tenggara serta panorama pantai selatan Pulau Bali.

Di Pantai Sanur, wisatawan bukan hanya mendapat pemandangan yang indah pada saat detik-detik terbitnya matahari saja, namun di sore hari juga, pemandangannya tidak kalah menarik. Surutnya air laut memperjelas pandangan mata pada gugusan Pulau Serangan dan bukit batu karang yang menjorok ke laut di sebelah selatan Pantai Sanur. Tak hanya itu, jika gelombang air laut tidak begitu besar, wisatawan dapat menyaksikan keindahan batu karang yang membentang berwarna-warni.

Karena memiliki ombak yang tenang, maka Pantai Sanur tidak bisa dipakai untuk surfing layaknya Pantai Kuta dan pantai-pantai lainnya di Bali. Tapi hal ini mempunyai manfaat lain, wisatawan beserta keluarga yang membawa anak balita sekalipun, bisa dengan aman berenang di pantai ini. Tak jauh dari Pantai Sanur terdapat juga lokasi wisata selam dan snorkeling. Dan oleh karena kondisinya yang ramah, lokasi selam ini dapat digunakan oleh para penyelam dari semua tingkatan keahlian.

Kawasan Sanur merupakan kawasan pengembangan wisata pertama di Bali, ini ditandai dengan fasilitas penunjang wisata berupa hotel, restoran ataupun kafe-kafe kecil serta artshop. Salah satu hotel tertua di Bali yaitu Ina Grand Bali Beach, dibangun di pantai ini, yang terletak persis di tepi pantai. Selain itu, sepanjang garis pantai juga dibangun semacam area pejalan kaki yang sering digunakan sebagai jalur jogging oleh wisatawan atauapu penduduk setempat. Jalur ini terbentang ke arah selatan melewati pantai Shindu, pantai karang hingga Semawang sehingga wisatawan bisa berolahraga sekaligus menikmati pemandangan pantai di pagi hari.

Pantai Sanur yang berjarak sekitar 4 km dari pusat kota Denpasar ini dapat diakses dengan sangat mudah oleh kendaran bermotor seperti mobil ataupun sepeda motor. Jika Anda beserta keluarga ingin menggunakan Jasa Sewa Mobil di Bali, kami dari Dewata Rentcar and Tours Service bersama Sewa Mobil Murah di Bali yang sudah berikut sopir dan BBM, dengan senang hati akan sangat membantu Anda sekalian.

Jadi, ayo mari kita berwisata ke Pantai Sanur...

Gambar-gambar objek wisata di Pantai Sanur


disarikan dari : berbagai sumber
sumber photo dari : google


Recent Updates